Jakarta - Aksi bentrok antar kelompok masyarakat seakan terus mewarnai daftar tindak kriminalitas tanah air. Kali ini bentrok ternjadi antara Forkabi dan kelompok Madura di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Seorang pria tewas akibat luka bacok dalam peristiwa itu.
"Ya benar telah terjadi tauran anatar kelompok masyarakat malam ini. Satu orang meninggal akibat kena bacok," kata petugas SPK Polsek Metro Cengkateng, Aiptu Agus, dikutif detikcom, Senin (30/5/2010).
Agus menjelaskan saat ini bentrokan masih terjadi. Lapak-lapak di sekitar Jl Ring Road RT 03/02, kelurahan Ring Road ikut dibakar.
(MAINE) - Demi alasan menuntut kesetaraan dengan kaum lelaki lebih dari selusinan perempuan di Farmiington, Amerika Serikat, berdemo seraya bertelanjang dada, Ahad (2/4). Tia Jacques salah seorang peserta demo mengeluh mengapa hanya laki-laki saja yang diizinkan bertelanjang dada saat menikmati hangatnya pancaran sinar matahari di musim panas.
"Demo ini tentang kesetaraan gender," ujar Jacques, yang mengaku didukung penuh suaminya itu. Alhasil, aksi itu diikuti sejumlah perempuan yang tak sungkan-sungkan melepas pakaian mereka. Gerombolan ini lalu berbaris menuju ke tengah kota. Andrea Simoneau, 22 tahun, malah sudah sepekan ini memimpin cewek-cewek bertelanjang dada berdemo ke kota.
Alhasil, pusat kota pun jadi macet. Sadar banyak lelaki yang mengambil gambar-gambar mereka, Simoneau cuma tersenyum. "Ah, biarin aja," katanya. "Inilah cara terbaik menghadapi orang-orang yang pikirannya ngeres."
Meski begitu tak semua cewek happy dengan aksi Simoneau dan teman-temannya. "Cowok juga nggak boleh telanjang dada di muka publik," ujar Heidi Marshal.
Tapi cowok kan tak bikin macet Heidi?
Berita lainnya :
------------------------------------------------------------------------------------------------
(DHAKA) - Sedikitnya 16 orang tewas dan sejumlah orang lagi cedera akibat sambaran petir selama badai tropis menerjang tujuh kabupaten Bangladesh, Ahad (2/5).
Dokter Debaprada Roy dari Rumah Sakit Sadar di kabupaten Habiganj, 163 kilometer di sebelah timur-laut ibukota Bangladesh, Dhaka, mengatakan, enam orang tewas dan empat orang lagi cedera akibat sambaran petir di kabupaten itu selama badai tropis, yang menerjang kabupaten tersebut Ahad sore.
Ia mengatakan sebagian korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit dan yang lain meninggal setelah tiba di rumah sakit. Lima sapi juga mati akibat sambaran petir di kabupaten itu.
Semua orang itu, termasuk dua perempuan, disambar petir di sawah mereka saat mereka sedang memanen padi.
Dua kakak-beradik tewas di kabupaten Mymensingh, 122 kilometer di sebelah utara Dhaka, Ahad pagi, akibat sambaran petir, sewaktu mereka pergi ke sawah untuk membawa ternak mereka selama badai, yang menerjang bagian Haluagat pada pagi hari.
Nazir Ahmed, perwira polisi di pos polisi Haluaghat, dalam percakapan telefon dengan Xinhua, mengkonfirmasi beberapa orang tewas di desa Ashkipara.
Dua orang lagi tewas dan delapan orang cedera di kabupaten Sunamganj, 296 kilometer di timur-laut Dhaka, akibat sambaran petir Ahad pagi, demikian laporan stasiun televisi swasta, NTV.
Di kabupaten Bagerhat, 178 kilometer di sebelah barat-daya Dhaka, seorang petani tewas tersambar petir ketika ia sedang memotong rumput di ladang, dan dua orang lagi tewas di pekarangan rumah mereka, demikian laporan kantor berita swasta UNB.
Sebanyak tiga orang lagi tewas akibat petir di Gaibandha, 268 kilometer di sebelah barat-laut Dhaka, di Narayanganj, 17 kilometer di sebelah tenggara Dhaka dan di kabupaten Pirojpur, 185 kilometer di sebelah barat-daya ibukota Bangladesh.
Sumber itu mengatakan badai telah merobohkan ribuan rumah di kabupaten tersebut, membuat pepohonan tercabut sampai ke akarnya dan menumbangkan tiang listrik sehingga mengganggu pasokan listrik ke semua kabupaten itu. Badai tersebut juga menimbulkan kerusakan besar tanaman padi.
Berita lainnya :
------------------------------------------------------------------------------------------------
(JAKARTA) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memastikan peristiwa ledakan di Malang, Jawa Timur, bukan berasal dari benda angkasa. Ledakan itu berbeda dengan ciri fisik dan sifat seperti yang terjadi di Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Yang di Malang itu bukan meteorit," kata peneliti utama Astronomi-Astrofisika Lapan, Thomas Djamaluddin, dikutif VIVAnews, Senin 3 Mei 2010.
Lapan juga telah menerima informasi dari Polda Jawa Timur bahwa peristiwa di Malang itu bukan fenomena astronomi. Maka itu, Lapan tidak akan meneliti lebih jauh peristiwa di Malang.
"Kejadian di Malang itu penyebabnya lokal saja. Dipastikan bukan dari luar bumi," kata dia lagi.
Pada Sabtu, 1 Mei petang terjadi ledakan di rumah Hawan (40), Jalan Wapoga IV Blok E 1, Perumahan Bunurejo, Blimbing, Malang.
Pemilik rumah tidak mengakui asal ledakan dari tabung elpiji di rumahnya. Sebaliknya, pemilik menduga ledakan terjadi karena benda asing yang jatuh menimpa rumahnya.
Kondisi rumah Hawan dilaporkan mengalami rusak parah. Selain atap genting berantakan, kerusakan juga memporak-porandakan plafon serta perabot isi rumah. Lubang atap yang hancur dikatakan berdiameter hingga lebih dari 1,5 m.
Berita lainnya :
------------------------------------------------------------------------------------------------
(JAKARTA) - Masih tampak warga berlalu lalang di pemukiman Malaka Asri,Duren Sawit. Mereka datang untuk melihat secara langsung akibat ledakan yang diduga merupakan akibat hantaman benda angkasa tersebut.
"Saya penasaran saja lihat dari berita lalu datang kesini," ujar Sutardji warga Bekasi yang rela datang ke lokasi untuk melihat secara langsung, bekas ledakan.
Selain warga, masih terdapat juga para wartawan yang meliput lokasi ledakan tersebut. Bahkan beberapa siswa yang masih berseragam selepas pulang sekolah juga terlihat menyempatkan diri untuk melihat lokasi.
Sementara itu para pemilik rumah yang kini rusak berat akibat kejadian tersebut, justru terlihat sibuk mulai membereskan dan membangun kembali rumah mereka.
"Habis bagaimana lagi, Senin kan sudah mulai bekerja semua." Kata Hartati sambil duduk melihat rumahnya yang masih berantakan.
Hal serupa juga dialami oleh Kusnadi, walapun orang masih silih berganti memasuki rumahnya yang hancur. Kusnadi tetap sibuk mengangkut puing-puing dan menyelematkan benda-benda yang tersisa akibat ledakan yang terjadi kamis lalu. "Takutnya nanti hujan, atap rumah kan roboh." jelas Kusnadi.
Sebuah ledakan terjadi di perumahan Malaka Asri pada kamis (30/4) lalu, tiga rumah mengalami kerusakan berat akibat ledakan yang diduga berasal dari luar angkasa tersebut.
Berita lainnya :
----------------------------------------------------------------------------------------------
Adjust contrast of a pdf free
-
Closer to the eye of the shooter, this is because Preview is quite
literally applying a filter to each individual page of the PDF you are
saving. the proce...
Bank-Asuransi Gagal Diatur RUU JPSK
-
Fuad Rahmany (*inilah.com)**SUARAPUBLIC.co.cc, Jakarta* - Protokoler
pengaturan manajemen bank dan asuransi gagal juga akan masuk dalam
Rancangan Undang-u...
Warga Yahudi Dilarang Masuk Restoran
-
*BATAM* - Ulah brutal tentara Israel kala menyerang rombongan kemanusiaan
yang akan mengirimkan bantuan ke Gaza, Palestina, benar-benar menyulitkan
warga ...
Warga Yahudi Dilarang Masuk Restoran
-
*BATAM* - Ulah brutal tentara Israel kala menyerang rombongan kemanusiaan
yang akan mengirimkan bantuan ke Gaza, Palestina, benar-benar menyulitkan
warga ...
Adjust contrast of a pdf free
-
Closer to the eye of the shooter, this is because Preview is quite
literally applying a filter to each individual page of the PDF you are
saving. the proce...
Bank-Asuransi Gagal Diatur RUU JPSK
-
Fuad Rahmany (*inilah.com)**SUARAPUBLIC.co.cc, Jakarta* - Protokoler
pengaturan manajemen bank dan asuransi gagal juga akan masuk dalam
Rancangan Undang-u...